Antara Kaastengel dan Klapertaart




Err.. Cinta-cintaan, nih? Bukan, ini tentang hubungan. Hubungan beda gender. Yang biasanya diikuti beda genre, beda pendapat, beda porsi dan sebagainya.

Menurut apresiasi kawan saya, gambar saya ini tidak rana. Tidak seimbang. Berat di bagian kiri.
Saya akui saya malas memperbaiki sketsanya, karena saya lemah dengan keseimbangan pada gambar. Tapi ada yang bilang, coretan kita mewakili kondisi diri kita. You are what you draw.

Mungkin alam bawah sadar saya berusaha menyampaikan sesuatu. Sesuatu tentang komposisi. Komposisi dalam hubungan beda gender.

Kesetaraan gender itu bukan berarti 50% laki-laki dan 50% perempuan.

Kalau yang demikian terjadi, berarti seri. Dalam suatu laga, bila terjadi kedudukan seri, biasanya menuntut untuk diadakan pertandingan ulang. Dalam pertandingan beladiri, kalau sampai akhir ronde kedudukan adalah seri, dilakukan perhitungan poin. Poin berdasarkan seberapa banyak tendangan, pukulan, bantingan dan kuncian yang anda lakukan. Akhirnya masing-masing menghitung usahanya.

Kesetaraan gender itu seperti membuat adonan kue. Kalau ingin membuat kaastengel, tuangkan tepung lebih banyak dan sedikit telur. Kalau ingin membuat klapertaart, lakukan sebaliknya.
Ada porsinya sendiri-sendiri, tergantung tujuannya.


Oke.
Martabaknya dibalik.

Article written by AUTHOR_NAME

WRITE_ABOUT_YOURSELF

0 komentar:

Poskan Komentar